Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Bintang Jatuh di Surakarta

Hari ini tepat 6tahun sudah aku menjalin hubungan bersama dengan Pras. Segala bentuk perjuangan telah kita lewati bersama. Aku tetaplah Darin yang supel dan penuh semangat. Dan Pras dari dulu tetaplah Pras yang angkuh dan cuek namun jauh di lubuk dasar hatinya, ia adalah orang yang hangat. “Yang kita udah bareng-bareng berapa lama sih?” tanyaku padanya. “Emm... 6tahun” jawabnya dengan tampang berpikir keras sambil menyesap rokoknya. “Kamu ngga ada mau ngelamar aku gitu?” usai aku bertanya begitu, dia menatapku dalam. “Sabar ya” “Sabar mulu sebenernya nunggu apa sih? Kan aku ngga pernah nuntut pernikahan yang mewah” Dan masih saja ia selalu menunjukkan respon tenang dan menjadikan semua ucapanku mengambang di udara. Sesaat kemudian ia bangkit dan mendekat padaku. Ia memelukku. Dan seperti biasa pelukannya selalu membuatku kembali tenang.  Aku bekerja di salah satu firma hukum di Bekasi. Dan Pras bekerja di salah satu perusahaan Manufacturing sebagai kepala shift. Kita sudah tidak

WINTER IN AUCKLAND

Aku terbangun dengan mata sembab. Semalaman menangisi orang biadab yang tidak tau disayang. Dia adalah Gerald. Aku sudah 1 tahun bersamanya. Awalnya aku menerima dia bukan karena hatiku yang memilihnya. Tapi otakku yang menyuruhnya berdasarkan apa-apa yang telah ia lakukan padaku di awal mendekatiku. Ia begitu baik dan tak henti-hentinya berusaha mengetuk pintu hatiku. Membuatku tertawa walau aku begitu bengis padanya di awal. Tapi sekarang? Ia justru sebaliknya. Aku selalu dibuatnya menangis. Semua kata-katanya sungguh menyakitkan. Namun aku masih bersabar atas segala perilakunya padaku. Kita berhubungan LDR. Dia berubah? Ya, berubah 180 derajat sejak ia aktif berorganisasi. FYI, aku dan Gerald berhubungan jarak jauh. Atau biasa kalian sebut LDR. Sejak aku memutuskan untuk mengambil beasiswa di Auckland itulah Gerald menjadi susah dihubungi. Alasannya selalu saja. Rapat, rapat dan rapat. Semakin hari semakin jarang mengabariku, semakin hari semakin banyak main sama teman-temann